bola88 judi online

Aremania Akan Segera Dapatkan Sanksi dan Berbenah Diri

Saran yang cukup pedas dari para pengamat dunia sepak bola di Indonesia beberapa hari terakhir tengah menjurus atas Aremania yang diketahui telah melakukan aksi tak terpuji usai laga antara Arema FC vs Persebaya pada hari Sabtu (6/10/2018) lalu karena turun secara langsung ke dalam lapangan saat jeda dan pasca pertandingan antar kedua tim.

Namun, sangat disayangkan kejadian itu terjadi sehingga membuat panpel maupun manajemen dari Arema FC untuk berupaya mengubah citra sekaligus harga diri atas perkembangan dari dunia sepak bola di Indonesia agar dapat bebas dari unsur negatif seperti aksi pengeroyokan yang terjadi di Kota Bandung pada tanggal 23 September 2018 lalu karena telah merenggut nyama seseorang bernama Haringga Sirla, yakni salah satu pendukung atas Persija Jakarta.

aremania

“Kami ingin meminta maaf mengenai kejadian yang telah diperbuat Arema dalam pertandingan antara Arema FC dengan Persebaya, sedangkan pihak keamanan maupun panpel juga telah melakukan tugasnya masing-masing secara optimal. Kami hanya menunggu keputusan mengenai sanksi yang akan dilayangkan supaya bisa memperbaiki diri maupun para pendukung agar dapat berubah dan lebih baik dari sebelumnya,” tutur salah satu Aremania Korwil Klayatan bernama Achmad Ghozali.

Selain itu, dirinya menambahkan bahwa aparat kepolisian telah melakukan tugasnya dengan prima. Bahkan, petugas keamanan yang berjaga dalam Derbi Provinsi Jawa Timur memiliki jumlah yang lebih banyak sekitar 1.700 personil atau 2x lipat dari sebelumnya. Tak hanya itu, sebelum pertandingan digelar bahwa pihak manajemen dan panpel atas Arema FC telah melangsungkan sebuah pertemuan supaya bisa menjaga kondisi pertandingan agar dapat kondusif dan tertib.

“Apabila melihat sekaligus menganalisa seputar perilaku yang ditunjukkan Aremania ketika pertandingan berlangsung bahwa tidak terjadi sebuah kejadian besar sehingga laga masih berjalan dengan lancar. Namun, ketika jeda serta babak akhir pertandingan justru muncul salah satu atau beberapa dari mereka yang masuk ke dalam lapangan. Maka dari itu, kami ingin meminta maaf kepada semua pihak dan juga diharapkan untuk Aremania supaya bisa menunjukkan yang lebih baik dengan sportifitas yang tinggi,” tambahnya.

Iwan Budianto sebagai CEO Arema mengatakan bahwa dirinya sangat menyayangkan atas perilaku yang dilakukan Aremania. Bahkan, dirinya juga mengeluh dan lelah untuk menegur hingga memberitahukan para pendukung setia untuk tidak melakukan berbagai macam tindakan yang melanggar norma saat ini. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa tragedi serupa kembali terjadi hingga sanksi denda maupun pertandingan tanpa semarak dari para penonton yang berujung usiran harus diterima Arema FC dan telah menanti mereka.

 
 

Share this Post