bola88
judi online

Cristiano Ronaldo Beri Pertanda Tinggalkan Real Madrid Setelah Menangkan Piala UCL?

Cristiano Ronaldo

Cristiano Ronaldo mendapatkan banyak pujian berkat aksinya di Ukraina saat berhadaapn dengan Liverpool pada akhir pekan lalu. Meskipun tak ikut menyumbangkan gol pada kemenangan 3-1 Real Madrid, namanya tetap menjadi headline di banyak pemberitaan. Sayangnya, pusat perhatian publik pada Cristiano Ronaldo bukan hanya karena aksi gemilangnya di laga final Liga Champions 2017/18 kemarin saja. Namun juga karena pertanda-pertanda yang ia berikan mengenai rencana kepindahan dari Real Madrid.

Usai pertandingan dan diantara gempita kemenangan Real Madrid di Ukraina kemarin, Ronaldo justru mengungkap bahwa ia “senang berada di Real Madrid” yang diikuti dengan tak ada jaminan ia akan tetap berada di dalam tim setelah musim panas mendatang.

Pernyataan tersebut tentu saja mengejutkan. Terlebih baru beberapa waktu sebelumnya berkembang desas-desus Cristiano Ronaldo akan kembali ke Manchester United. Bahkan terdapat rumor sang pemain akan hijrah ke tim di Cina yang menawarkan gaji sangat besar.

“Uang bukan masalah,” tandas sang pemain gelandang seperti disadur dari Marca.

“Saya telah memenangkan lima Liga Champions dan lima Ballons d’Or. Saya sudah membuat sejarah, tetapi sekarang bahkan lebih.

“Saya tidak kecewa karena saya tahu apa yang saya berikan kepada klub. Saya tidak ingin menghapus momen unik ini, dengan rekan-rekan saya yang juara. Aku tidak bisa menjamin apa-apa. Aku tidak akan sembunyi, dalam beberapa hari ke depan aku akan bicara … Hidup bukan hanya tentang kemuliaan.”

Ketika dikorek lebih dalam apakah pernyataan tersebut ada hubungannya dengan Presiden Real Madrid, Florentino Perez, Ronaldo dengan cepat membantah. Di lapangan sendiri berkembang isu bahwa Perez menekan Ronaldo di laga final di Ukraina akhir pekan lalu.

“Saya tidak punya masalah [dengan dia].

“Saya berbicara dan saya menyambutnya, seperti profesional yang baik bahwa saya. Badai sedang diciptakan di mana tidak ada.”

“Ini bukan saat yang tepat, tetapi saya sudah jujur,” katanya.

“Saya tidak banyak bicara, tetapi ketika saya berbicara, saya berbicara.

“Tentu saja ada yang ingin kukatakan, tapi itu bukan saat yang tepat, meskipun aku tidak menyesalinya, karena itu jujur.”

 

 

 
 

Share this Post