bola88 judi online

Laga PSG Vs Red Star Diselidiki Karna Dugaan Pengaturan Skor

PSG vs Red Star

Otoritas sepak bola Prancis tengah menyelidiki kemungkinan adanya skandal pengaturan skor yang dilakukan pada pertandingan Liga Champions anatar Paris Saint Germain melawan Red Star Begrade. Pasalnya terdapat laporan yang menyebut jika pada laga tersebut terdapat praktek pengaturan skor. Pada laga kedua di fase grup Liga Champions tersebut, Paris Saint Germain berhasil menang telak dengan skor 6-1 atas tamunya Red Star Belgrade. Setelah pertandingan tersebut muncul laporan dari L’Equipe yang menyebut jika seorang official Red Star memasang taruhan besar mencapa 5 juta euro untuk kekalahan timnya dengan selisih lima gol. Pihak UEFA pun sudah menanggapi hal ini dan sudah melanjutkan ke Jaksa Keungan Nasional atau PNF untuk diselidiki dan pihak PNF sendiri juga telah mengkonfirmasi jika investigasi telah dimulai. Meski demikian, kedua tim secara tegas menolah tudingan tersebut.

“FC Red Star dengan kemarahan dan kebencian besar menolak cerita-cerita tersebut. Artikel itu bisa merugikan dan membawa kerusakan terhadap reputasi klub kami dan itulah sebabnya kami bersikeras ingin UEFA dan para investigator di Serbia dan Prancis menyelidiki keseluruhan cerita ini dan mendapatkan kebenaran. Teknologi era sekarang dan mekanisme-mekanisme lainnya begitu berkembang sehingga pada dasarnya mustahil untuk kasus ini tak bisa dipecahkan. Red Star berharap mendapatkan kebenaran dalam waktu dekat dan menyingkirkan semua keraguan terkait keterlibatan kami dalam kemungkinan melakukan kesalahan,” ungkap pernyataan resmi Red Star.

Sementara itu, pihak Paris Saint Germain menyatakan cukup kaget dengan tudingan tersebut dan menyatakan menjunjung tinggi semangat olahraga. Namun Paris Saint Germain juga telah siap jika nantinya harus melayangkan gugatan kepada pihak yang menuding hal tersebut karena dianggap sudah merusak citra Paris Saint Germain. Apabila sampai benar terjadi pengaturan skor maka pihak Paris Saint Germain akan sangat dirugikan karena PSG musim ini tengah mengincar trofi tersebut.

“Paris Saint-Germain menekankan komitmen terhadap prinsip fundamental olahraga, yakni integritas dari kompetisi dan oleh karena itu menyangkal segala bentuk tindakan yang bisa mengarah ke pertanyaan akan integritas tersebut,” ungkap PSG.

 
 

Share this Post